Posted by Desa Sukorejo | Jumat, 29 Agustus 2014 |
Posted in
Bojonegoro,
KIM Singonoyo,
Lomba Ketrampilan Siswa,
Lomba KIM,
SMK
KIM Singonoyo (Desa Sukorejo) - Persiapan pelaksanaan Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK se-JawaTimur
makin intens dilaksanakan. Untuk mensukseskan kegiatan berskala regional
itu, SMKN 2 Bojonegoro bersama Koordinator LKS Jatim, Dinas Pendidikan
Kabupaten Bojonegoro dan Musyawaraah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se
Bojonegoro menggelar rapat koordinasi di kantor SMKN 2 Bojonegoro.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Pengawas Provinsi, Heri Bagus,
selaku koordinator LKS Jatim ini, juga menghadirkan Event Organizer
pelaksana kegiatan LKS. Pada kesempatan itu, pihak EO memaparkan
berbagai persiapan dalam kegiatan yang akan dilaksanakan pada 26 – 30
Oktober nanti di Sekolah Model Terpadu (SMT) Bojonegoro. Rencananya,
acara ini akan dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Sementara itu, Hidayat Rahman, Kepala SMKN 2 Bojonegoro selaku
Penanggung Jawab Lomba Bidang Tekhnologi dan Industri dalam kepanitiaan
LKS Jatim 2014, mengatakan, karena event LKS ini diikut ipeserta dari
seluruh Kabupaten / Kota se JawaTimur, maka kesempatan ini juga
digunakan sebagai media promosi untuk mengenalkan potensi Kabupaten
Bojonegoro.
“Dalam pembukaan nanti akan kita pasang Giant Screen atau LED yang
menampilkan potensi wisata Bojonegoro, antara lain Waduk Pacal, Kayangan
Api, Bendung Gerak dan lain-lain,” terangnya.(KANAL)
Posted by Desa Sukorejo | |
Posted in
Bojonegoro,
KIM Singonoyo,
Luar Negeri,
Pendidikan,
Sekolah,
SMK

KIM Singonoyo (Desa Sukorejo) - Direktorat Jendral Sekolah Menengah Kejuruan (Dirjen SMK) membuka peluang bagi siswa SMK berprestasi untuk mendapatkan beasiswa sekolah ke luar negeri. Hal itu disampaikan DR. Joko Sutrisno, dari International Cooperation Officer, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia saat menghadiri rapat koordinasi persiapan LKS Jatim 2014, Kamis (21/8/2014).
“Hal ini tentu saja untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya.
Rencananya, kesempatan beasiswa ke luar negeri akan dibuka pada April 2015. Siswa SMK yang berprestasi akan akan mendapat kesempatan, terutama dari rumpun Tekhnik Industri untuk melanjutkan kuliah ke Jepang dan China.
“Beasiswa ini meliputi fasilitas bebas uang SPP dan bebas tempat tinggal atau akomodasi,” imbuh Joko Sutrisno, yang juga mantan Dirjen PSMK Kemendikbud.
Hal ini disambut baik oleh SMK yang ada di kabupaten Bojonegoro. Bahkan, SMK Negeri 2 Bojonegoro yang memiliki program Bekerja, Melanjutkan dan Wirausaha ini tengah menyiapkan lulusan terbaiknya agarn mendapat peluang pada program beasiswa ke luar negeri ini.
Posted by Desa Sukorejo | Selasa, 15 Juli 2014 |
Posted in
Bojonegoro,
Dikdisda,
Ijazah,
KIM Singonoyo,
Pendidikan,
SMA,
SMK
KIM Singonoyo (Desa Sukorejo) - Hampir 2 bulan dari pengumuman hasil kelulusan 20 Mei 2014 lalu. Meski sempat terjadi kelambatan juga, akhirnya hari ini pihak sekolah akan menerima blanko ijazah siswanya dari dinas Pendidikan Daerah (Dikdisda) Bojonegoro.
Rencananya oleh Dikdisda Bojonegoro Ijazah yang sudah di sortir dan disiapkan untuk masing-masing sekolah akan dikirim hari ini. seperti yang disampaikan oleh Sugianto selaku Kasi kesiswaan SMP-SMA-SMK Disdikda Bojonegoro.
“Hari ini mulai kita kirim kesekolah masing-masing setelah kemarin kita lakukan pengecekan dan penataan terhadap ijazah-ijazah tersebut,” Kata Sugianto.
Keterlambatan pembagian ijazah ini sempat menjadi keresahan bagi para siswa yang lulus sekolah dan belum mendapatkan ijazah, karena dari para alumni siswa ini ada yang segera membutuhkan ijazah untuk keperluan bekerja dan melanjutkan pendidikan.
"Keterlambatan pendisitribusian ijazah SMA ini dikarenakan berawal dari blangko kemendiknas, yang masih disortir, namun akhirnya pada hari ini sudah dapat di distribusikan ke semua SMA."pungkasnya (Ly)
Posted by Desa Sukorejo | Selasa, 10 Juni 2014 |
Posted in
ADIWIYATA,
Bojonegoro,
Pendidikan,
SMK
KIM Singonoyo (Desa Sukorejo) __ Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Dinas Pendidikan Daerah (Disdikda) Bojonegoro Jawa Timur kembali menggalakkan sekolah Adiwiyata di wilayahnya. “Secara bertahap nantinya semua sekolah di Bojonegoro akan kita dorong untuk memenuhi kretiria itu sehingga menjadi sekolah adiwiyata. Kita sudah koordinasikan program ini dengan Dinas Pendidikan,” ujar Tedjo Sukmono, Kepala BLH Bojonegoro.
Saat ini, di Bojonegoro terdapat 80 sekolah tingkat SD hingga SMA binaan sekolah Adiwiyata, dari jumlah tersebut satu sekolah telah menyandang Adwiyata tingkat nasional yakni SMKN 1 Bojonegoro.
Sementara itu, tiga sekolah lainnya berpredikat Adiwiyata propinsi yaitu SMP N 4 Bojonegoro, SMKN 4 Bojonegoro, SMAN 1 Sumberjo dan lima sekolah lainnya berpredikat Adiwiyata tingkat kabupaten, yakni SDN Lukman Al Hakim, SMA N 1 Bojonegoro, SMAN 3 Bojonegoro, SMK Purwosari, dan SMPN 2 Bojonegoro.
Tedjo Sukmono mengatakan, sekolah berpredikat adiwiyata ini merupakan sekolah yang menerapkan pendidikan dan berbudaya lingkungan. Artinya sekolah itu harus memenuhi beberapa kriteria, diantaranya menerapkan kurikulum lingkungan hidup, melakukan gerakan penanaman pohon di lingkungan sekolah, serta mampu memilah dan mengolah sampah.
Hal lain yang menjadi kriteria adalah harus memiliki bank sampah, sanitasi yang baik, mengolah air limbah menjadi air bersih yang bisa dimanfaatkan, IPAL, memiliki biopori dan sumur resapan.
Dia berharap, dengan dijadikan sekolah adiwiayata ini akan menumbuhkan kesadaran cinta lingkungan sejak dini. Sehingga nantinya menjadi generasi yang bermartabat.
Sumber : Kanal Bojonegoro